KORLOG Posko Induk PRI Mamuju

KORLOG

Biasanya di medan bencana, beliau di tempatkan sebagai tim assesment atau tim pertama yg masuk ke daerah bencana untuk memetakan dan melakukan pendataan awal terkait skala bencana dan dampaknya. Berdasarkan data yg beliau kumpulkan kemudian di olah dgn cepat untuk menentukan langkah selanjutnya. Apakah tim akan turun secara besar-besaran atau terbatas saja sesuai kondisi lapangan.

Kordinator Logistik Posko PRI Mamuju Hairul

Tapi di gempa Mamuju dan Majene kali ini, beliau di beri amanah yg lebih berat dan besar sebagai Kordinator Logistik (Korlog) Posko Induk PRI di Sulbar. Logistik adalah salah satu instrument terpenting di setiap medan bencana. Puluhan ton beras, ratusan karton mie instan, ratusan karton air minum, susu, selimut, mintak goreng, obat-obatan, dan lainnya menjadi tanggung jawabnya untuk di kelola dgn sebaik-baiknya lalu di distribusikan ke berbagai titik pengungsian berdasar data hasil assesment.

Korlog wajib memastikan kontinuitas logistik harus terpenuhi dan terus bergerak. Ibarat kata di tangannyalaah dapur posko dan pergerakannya di kendalikan.

“Pak Korlog, siapkan daya tahan logistik kita untuk 3 bulan. Pastikan seluruh kebutuhan terpenuhi untuk menopang pengidupan sekian puluh atau sekian ratus KK”. Begitulah sy terkadang meberikan instruksi kepada setiap korlog posko PRI di beberapa lokasi bencana.

Tak terkecuali di Mamuju dan Majene. Korlog untuk saat ini bertanggung jawab utk memastikan kebutuhan pokok logistik ±200 KK terpenuhi selama minimal 1 bulan kedepan sesuai rencana pergeseran program dari tanggap darurat ke pendampingan pengungsi terpadu (PPT PRI) di Tamberimbi Desa Kabiraan Kabupaten Majene.

Tentu sj ini adalah tanggung jawab besar yg harus di pikulnya. Karena utk pertama kalinya mengurusi logistik.

“Pemimpin itu harus berwawasan luas dan harus bisa melakukan banyak hal, bila tak memiliki kemampuan untuk mengeksekusi sendiri suatu pekerjaan, maka minimal mengilmui dan mengetahu cara mengeksekusinya. Maka jadikan ini pembelajaran berharga. Banyak orang yg bisa bicara banyak hal, tapi tak banyak orang yg bisa mengeksekusi banyak hal. Maka belajarlah maksimal, tunaikan amanah yg ada di pundak, maka di masa depan engkau akan sangat mensyukuri amanah yg engkau emban hari ini, karena itu akan menempamu”.

“Apa yg sudah engkau telah mulai utk suatu kebaikan, maka tuntaskanlah bagaimanapun caranya. Entah dengan terengah-engah, entah dgn merayap, bahkan pun bila harus jungkit balik. Ya, setiap kita harus di tempa dgn keras untuk menjadi lebih baik”.

Dulu beliau di timpa musibah gempa bumi dan likuifaksi di Palu, Sigi, Donggala, kini berjuang untuk membantu dan menolong saudaranya di tempat lain yg sedang di timpa musibah.

Mari support dan doakan semoga di mampukan dan di kuatkan, di sabarkan dan di ikhlaskan serta di istiqamah kan dalam berjuang utk kemanusiaan dan keummatan.

Beliau bernama Hairul Irul , masih sangat muda kelahiran tahun 2000, Kordinator Logistik Posko Induk PRI untuk Gempa Bumi Mamuju Majene Sulbar.

Beliau yg di atas mobil.

Comments
Loading...