Masamba di Kepung Lumpur dan Bongkahan Kayu | Volunteer Report Dr. Hisbullah Amin

Kota Masamba kini terkepung lumpur campur berbagai material seperti pohon, bebatuan dll. Lumpur menutup mulai batas kota menuju kota dari arah Palopa – Sabbang dan keluar kota menuju Sukamaju. Sebagian kota juga terendam air bercampur lumpur.

Satu-satunya akses menuju atau meninggalkan kota adalah lewat Baebunta. Masalahnya adalah jalannya sempit, segian berlubang dan berlumpur. Jika mobil berpapasan maka salah satunya harus mengalah menepi. Kendaraan besar seperti bus atau truk praktis tdk bisa lewat.
Nah jalur sempit dan berliku inilah satu2nya akses yg dipakai bersama warga setempat, kendaraan yg melintas dari arah Kabupaten Luwu Timur, Sukamaju, Bone Bone, Mangkutana.

Lalulalang kendaraan inilah yg menghambat semua pergerakan termasuk mobilisasi bantuan logistik, alkes dan obat-obatan. Macet di mana-mana, semuanya serba memutar melingkar, sehingga waktu tempuh setiap tujuan dari dan kearah kota bisa berjam-jam. Antrian kendaraan bisa sampai 3-4 jam. Jalan poros trans Sulawesi bagaimana ?, kelihatannya beberapa hari baru bisa tembus. Lumpur yg menutupi jalan sebelum masuk kota di daerah Meli diperkirakan 1 kilo meter. Tinggi lumpur bervariasi dari setinggi mata kaki sampai lebih semeter.

Dibutuhkan kesabaran dan kekuatan bagi relawan utk bergerak, berkoordinasi dan mendistribusikan bantuan berupa makanan siap saji, sembako, pakaian, selimut dan obat2an.
Kegiatan kami kemarin fokus assesment dan koordinasi dgn kepala dinas kesehatan serta instansi lainnya dan sebagian tim langsung mendistribusikan bantuan yg dibawa dari Makassar. Semuanya Alhamdulillah sdh selesai, hari ini Insya Allah relawan akan belanja kebutuhan utk dapur umum dll.
Mohon doanya semoga kami dilindungi dan dikuatkan.

Dr. Hisbullah
Relawan PRI

Comments
Loading...