Flash Update ; Gempa Bumi 7,2 SR di Kabupaten Halmahera Selatan (LABUHA)

 

Gempa Bumi di Kabupaten Halmahera Selatan (LABUHA)

Ternate, 14 Juli 2019

Laporan ini bersumber dari:
1. DINAS KESEHATAN Kabupaten Halmahera Selatan
2. PMI
3. BPBD
4. dan sumber lain yang valid

Bersama ini, disampaikan laporan situasi gempa bumi di Provinsi Maluku Utara, Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil pemeriksaan pemantauan langsung ke lapangan oleh Tim Dinas Kesehatan Kab. Halmahera Selatan dan data sekunder dari BMKG sebagai berikut :

PARAMETER GEMPA BUMI :

Kekuatan : 7.2 SR
Tanggal : 14-Jul-2019
Waktu Gempa : 16:10:51 WIB
Lintang : 0.59 LS
Bujur : 128.06 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Halmahera Selatan (Labuha), Maluku Utara, Indonesia

INFORMASI STUNAMI :

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi TSUNAMI.

RINGKASAN MATERI :
Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Obi dalam skala intensitas V MMI, Labuha III MMI, Manado, Ambon II-III MMI, Ternate, Namlea, Gorontalo, Sorong, Bolaang Mongondow II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan.

DAMPAK :
Secara Umum :
– Berdasarkan hasil Koordinasi dengan beberapa Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota terjadi kepanikan warga di Kota Ternate, Labuha (Kabupaten Halmahera Selatan), Jailolo (kabupaten Halmahera Barat, Weda (Kabupaten Halmahera Tengah) dan Tobelo (Kabupaten Halmahera Utara) dan sekitarnya

– Terjadi pengungsian sementara di kabupaten Halmahera Selatan (kota Labuha) yang tersebar dibeberapa titik antara lain :
a. Dinas Pariwisata kabupaten Halmahera Selatan
b. Polres Kabupaten Halmahera Selatan
c. Mesjid Raya
d. Aula kantor Bupati
e. Wilayah sekitar halmahera sementara masih didalami kondisi terkini

Berikut data sementara situasi dan kondisi wilayah terdampak ;

*1. Kec. Gane luar*
– desa ranga ranga
kerusakan 90%
Korban jiwa 1 orang
atas nama Ny. Aisa
– Desa dolik
7 rumah rusak
warga sudah
dievakuasi diketinggian tidak ada korban jiwa
– Desa nyonyifi
Tambatan perahu dan rumah dipesisir rusak berat
Tidak ada korban jiwa

*2. Kec. Gane Timur Tengah*
– Desa matuting
4 rumah rusak, tidak ada korban jiwa
– Desa pasipalele
Jembatan rusak, mesjid dan rumah penduduk juga rusak
Utk rumah penduduk data pastinya belum bosa dikonfirmasi karena penduduk langsung mengungsi pada saat gempa pertama

*3. Kec. gane timur*
– Desa Bisui
*1 unit Pustu rubuh rusak total*
15 rumah retak
15 rumah rusak berat dan jembatan roboh

*4. Kec. gane barat*
-Desa Saketa
4 rumah rusak
Tidak ada korban jiwa
– Desa Wayatim
3 rumah rusak
Tidak ada korban jiwa..
– Desa Tomara
Rumah rusak tetapi belum bisa dikonfirmasi jumlahnya
Warga masih mengungsi

*5. Kec. Bacan Timur*
– Desa tabapoma
Rumah rusak tidak ada korban jiwa
jumlah rumah yg rusak belum bisa dikonfirmasi , warga masih mengungsi
– Desa Songa…belum ada laporan
– Desa Tawa…belum ada laporan

-Akses ke lokasi epsientrum melalui laut dengan waktu tempuh dari Ibukota Kab Halmahera Selatan (Labuha) lokasi terparah (kec. Gane Luar) +/- 6 jam
-signal telp/internet di wilayah pusat episentrum (-)
– Listrik (-)
– Korban meninggal 2 orang an. Ny. Aisa dan satunya lagi masih di identifikasi
-Banguna rusak
Rumah ; 48 RR/RB masih banyak yg belum terdata
-Faskes : 1 buah pustu di desa Bisui Rusak Total
-Fasum : dua jembatan roboh, 1 tambatan perahu roboh..

*(Data terbaru akan di informasikan kemudian)*

Demikian flash update…

Akan kami sampaikan kemudian setelah ada perkembangan terbaru

Terima kasih

*RUSIHAN ISMAIL, SKM., M.MB*
(Koordinator Krisis Kesehatan Dinas Kesehatan Prov. Maluku Utara)

Comments
Loading...